Selasa, 04 Februari 2014

Pemimpin

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Ini tulisan perdanaku di blog ini. Karena yang sebelumnya merupakan puisi ku yang telah lalu, yang merupakan hasil korek mengorek arsip lama kemudian kutampilkan kembali di sini.


Sebuah pertanyaan datang dari seorang teman

menurutmu pemimpin yang baik buat negeri itu kayak gimana?

Sebuah pertanyaan yang membingungkan, tapi mengingat ada seseorang sosok yang sangat kujadikan panutan, ayahku, maka pikiranku entah terbang kemana sehingga bisa menuliskan beberapa coretan aneh yang itu semua berdasarkan pandanganku terhadap ayahku.


Pemimpin negeri yang baik itu dia yang memikirkan bagaimana negara tersebut berkembang tidak dalam jangka pendek saja, tidak dalam waktu kepemimpinan mereka saja. tapi jauuh. jauuuuh kedepan, 40-50 tahun kedepan. akan menjadi apa negara ini jika dimulai dari gerakan yang akan ia mulai. harus memiliki pondasi yang kuat, arah yang kuat untuk bisa mewujudkan pemikiran jangka panjangnya. 

Sehingga tidak hanya memberikan janji janji, tetapi memasang tujuan yang pasti. dan yang terpenting, memasang dasar pemikiran dan perbuatan yang mana dengan itu membuahkan hasil untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya, dan terus mengarah menuju tujuan jangka panjangnya itu.

Tetapi tidak bisa seorang pemimpin negeri membuat tujuan jangka panjang tanpa membuat alurnya terlebih dahulu. ia harus membuat blueprint perjalanan negeri tersebut dalam pikirannya. jika tidak sama saja tai kebo alias bullshit. karena tanpa blueprint, atau bisa dikatakan dengan "apa yang akan ia lakukan kelak" maka ia tidak akan bisa memimpin, tidak akan memiliki tujuan, lontang lantung seperti saat ini, hanya mengikuti alur, seakan akan adanya ia seperti tiadanya ia, hanya menjadi simbol negara.

Namun blueprint saja tidak cukup, perlu keberanian, kekuatan, pendirian, dan tindakan. Yap, tindakan. karena tanpa tindakan, akan percuma alur yang ia buat, itu hanya menjadi sebuah janji palsu yang tidak menimbulkan harapan awal dari tujan akhir yang ia inginkan. tanpa tindakan, maka tidak akan ada dasar, tanpa dasar maka tidak akan ada tujuan akhir yang telah ada di blueprint yang telah ia buat. hanya ilusi. kembali lagi ke kata ini. bullshit.

Jadi kesimpulannya, pemimpin yang baik adalah:
  1. Memiliki blueprint apa yang akan ia lakukan dalam jangka pendek (masa kepemimpinannya) hingga jangka panjangnya (setelah kepemimpinannya).
  2. Adanya keselarasan dalam blueprint yang ia buat, dimana jika ia melakukan sesuatu pada masa kepemimpinannya itu (jangka pendek), maka itu akan terus dibutuhkan sehingga akan terus berkembang menjadi seperti yang akan ia idamkan pada realita jangka panjang. contoh :
    • menggalakkan peningkatan akhlak > masyarakat beradab.
    • menggalakkan pendidikan > negera yang intelek, masyarakat cerdas dan beradab.
    • meningkatkan pembangunan > negera maju, yang dibangun oleh masyarakat yang cerdas dan beradab.
  3. Adanya tindakan yang berani untuk merealisasikan pendiriannya. ia harus tegas melawan yang salah, melawan orang yang tidak sepaham dengannya, melawannya pun harus dengan cerdas sehingga lawan pun berpihak kepadanya, dan memiliki semangat berapi-api yang akan membawa lawan, pemerintahan, dan masyarakatnya ikut dalam gelora semangat yang ia kobarkan. ya, pemimpin yang harus menjadi tokoh yang tegas seperti Bung Karno, cerdas seperti Pak Habibi, berapi-api seperti Bung Tomo.


Huft, seperti menikam diri sendiri mengatakan hal seperti ini. Hanya bisa berkata namun belum berbuat. mohon doa dari para pembaca agar layak menjadi pemimpin. Pemimpin yang membawa perubahan

Terima kasih telah membaca
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Cinta Kata Orang

Kata orang, cinta itu buta
Walaupun membawa kebahagian
Ia tetap membawa kesedihan
Walaupun katanya sampai mati
Ia selalu membuat gundah hati
Kata orang, itu namanya asmara

      Dunia begitu adil, dengan semua keindahannya
      Ada yang namanya kasmaran
      Ada yang namanya marahan
      Dunia begitu adil, penuh intrik di dalamnya

Putus itu akhir dari sesuatu yang nyambung
Tamparan itu akhir dari belaian
Air mata itu akhir dari kasih
Campakan itu akhir dari ketulusan

     Tapi itu semua kata orang !

Aku ingin mencoba !
Ya .... !
Mencoba cinta !

                 Aku ingin merasakan semua indahnya !
                 Aku ingin mengatakan kepadamu
                         Engkaulah permata hatiku
                         Engkaulah sang kekasih yang terus ada di dalam hatiku
                 Dan gombalan - gombalan lainnya

       Jadi, maukah kau terima cintaku
       Untuk yang pertama dan terakhir kalinya

                                                 Long Time Ago

Mata Hati

hidup
Mata merah
tua tak terbayang
Saat mereka membuka hatinya

Apalah daya diri ini
Ketika cahaya menjadi kegelapan
Saat membuka mata hanyalah hitam

Hanya diberi dua pilihan;
-diam
-berusaha

diam menunggu kepastian
berusaha mencari kebenaran

                                      Long Time Ago